Preprint / Version 1

Formulasi dan Daya Terima Snack Bar dengan Pemanfaatan Tepung Biji nangka (Artocapus Heterophyllus) dan Tepung millet (Panicum Sp)

Authors

  • Margareta Della Puspita
  • Didik Haryadi
  • Shelly Festilia A

Keywords:

Snack bar, Tepung, Biji , nangka, Millet, Daya Terima, Uji organoleptik, pangan lokal

Abstract

Latar Belakang: Snack bar merupakan makanan selingan yang praktis dan memiliki potensi untuk dikembangkan menggunakan bahan pangan lokal. Tepung biji nangka (Artocarpus heterophyllus) dan tepung millet (Panicum sp.) merupakan bahan pangan yang kaya karbohidrat, protein, serat, serta mineral yang bermanfaat bagi kesehatan. Pemanfaatan kedua bahan tersebut diharapkan dapat menghasilkan produk snack bar yang memiliki nilai gizi baik, daya terima tinggi, serta mendukung diversifikasi pangan lokal.

Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh formulasi tepung biji nangka dan tepung millet terhadap daya terima snack bar serta menentukan formulasi terbaik berdasarkan uji organoleptik.

Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan tiga formulasi perlakuan, yaitu F1 (30 g tepung biji nangka: 20 g tepung millet), F2 (35 g tepung biji nangka: 15 g tepung millet), dan F3 (25 g tepung biji nangka: 25 g tepung millet). Uji daya terima dilakukan terhadap 25 panelis agak terlatih menggunakan metode hedonik pada parameter warna, aroma, tekstur, dan rasa. Data dianalisis menggunakan uji Friedman pada taraf signifikansi  95%, sedangkan analisis kandungan gizi dilakukan melalui uji proksimat.

Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formulasi snack bar dapat diterima oleh panelis. Berdasarkan uji Friedman, tidak terdapat pengaruh yang signifikan dari perbedaan formulasi terhadap daya terima warna, aroma, tekstur, dan rasa (p>0,05). Formulasi F3 memperoleh nilai kesukaan tertinggi dibandingkan formulasi lainnya sehingga ditetapkan sebagai formulasi terbaik.

Kesimpulan: Tepung biji nangka dan tepung millet dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan snack bar dengan daya terima yang baik. Formulasi F3 merupakan formulasi terbaik berdasarkan hasil penilaian organoleptik panelis. 

Posted

10/08/2026