Analisis Kandungan Gizi dan Daya Terima Nugget Berbasis Pangan Lokal Ikan Empirang (Setipinna Taty) dengan Substitusi Tempe sebagai Alternatif Cemilan untuk Anak Sekolah 7–12 Tahun
Keywords:
Ikan Empirang, Substitusi Tempe, Nugget, Alternatif CemilanAbstract
Latar Belakang: Anak usia sekolah (7–12 tahun) cenderung mengonsumsi cemilan tinggi gula, garam, dan lemak. Ikan Empirang (Setipinna Taty) khas Kalimantan Barat kaya protein namun pemanfaatannya terbatas karena banyak duri halus. Pengolahan menjadi nugget dengan metode presto dan substitusi tempe diharapkan meningkatkan nilai gizi serta daya terima produk. Tujuan: Mengetahui daya terima dan kandungan zat gizi nugget ikan Empirang dengan substitusi tempe untuk anak sekolah.
Metode: Penelitian eksperimental dengan 3 formulasi (F1, F2, F3) melalui uji organoleptik oleh 40 panelis anak sekolah (warna, rasa, tekstur, aroma). Analisis statistik menggunakan uji Cochran’s Q serta uji proksimat pada formula terbaik.
Hasil: Formulasi F2 paling disukai panelis. Uji statistik menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antar formulasi. Uji proksimat F2 mengandung karbohidrat 24,7%, protein 14,7%, lemak 14,2%, serat 7,21%, dan abu 1,79%, sesuai standar mutu SNI.
Kesimpulan: Nugget F2 memiliki daya terima terbaik dan kandungan gizi sesuai sebagai alternatif cemilan anak sekolah.
