This preprint has been published elsewhere.
Preprint / Version 1

ANALISIS DAYA TERIMA DAN KANDUNGAN ZAT BESI YOGHURT BERBASIS SARI BIJI LABU KUNING (Cucurbita moschata)

Authors

  • Anggi Della Aulia
  • Nopriantini
  • Sopiyandi

Keywords:

Yoghurt, Sari Biji Labu Kuning, Daya Terima, Zat besi

Abstract

Latar Belakang: Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan yang disebabkan salah satunya oleh kurangnya asupan zat besi. Biji labu kuning (Cucurbita moschata) merupakan bahan pangan lokal yang mengandung zat besi dan berpotensi dikembangkan menjadi produk pangan fungsional seperti yoghurt. Yoghurt merupakan produk hasil fermentasi susu menggunakan bakteri asam laktat yang memiliki cita rasa khas dan mengandung probiotik yang bermanfaat bagi kesehatan pencernaan. Poses fermentasi pada yoghurt dapat meningkatkan kecernaan protein dan membantu meningkatkan bioavailabilitas beberapa mineral, termasuk zat besi.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya terima dan kandungan zat besi pada yoghurt berbasis sari biji labu kuning. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui “Daya Terima dan Kandungan Zat Besi Yoghurt berbasis Sari Biji Labu Kuning (Cucurbita moschata)”. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain penelitian eksperimen yang terdiri dari tiga formulasi yoghurt berbasis sari biji labu kuning yaitu F1 (400 mL: 400 mL), F2 (300 mL: 400 mL), dan F3 (200 mL: 400 mL). Uji yang dilakukan ada dua tahap yaitu uji organoleptik untuk melihat tingkat kesukaan menggunakan metode hedonik dengan parameter warna, aroma, rasa, dan konsistensi, serta analisis data menggunakan uji Friedman. Uji kandungan zat besi dilakukan menggunakan metode Spektrofotometri Serapan Atom (SSA), sedangkan kandungan gula dianalisis menggunakan metode SNI 012892-1992 Hasil: Yoghurt yang paling disukai pada parameter warna F1, aroma F2, rasa F3, dan konsistensi F1. Yoghurt paling disukai dari parameter warna, aroma, rasa, dan konsistensi pada perlakuan F3 (200:400). Yoghurt pada perlakuan paling disukai memiliki kandungan zat besi (65,1 mg/kg) dan kandungan gula (5,86%). Kesimpulan: Secara keseluruhan formulasi yoghurt berbasis sari biji labu kuning yang paling disukai yaitu perlakuan F3. Ada pengaruh yoghurt berbasis sari biji labu kuning terhadap warna, rasa, dan konsistensi. Tidak ada pengaruh yoghurt berbasis sari biji labu kuning terhadap aroma. 

Posted

10/08/2026