HUBUNGAN ANTARA PENDAPATAN KELUARGA, PENGETAHUAN GIZI IBU DAN POLA MAKAN DENGAN STATUS GIZI BALITA 24-59 BULAN DI WILAYAH KERJA DESA PENITI DALAM I UPT PUSKESMAS SEGEDONG KABUPATEN MEMPAWAH
Keywords:
Pendapatan Keluarga, Pengetahuan Gizi Ibu, Pola Makan, status gizi balitaAbstract
Latar belakang: Status gizi balita merupakan salah satu indikator penting dalam menilai derajat kesehatan masyarakat. Masalah gizi pada balita masih menjadi perhatian karena dapat berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Status gizi dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya pendapatan keluarga, pengetahuan gizi ibu, dan pola makan balita
Tujuan penelitian: Mengetahui hubungan antara pendapatan keluarga, pengetahuan gizi ibu, dan pola makan dengan status gizi balita usia 24–59 bulan di wilayah kerja Desa Peniti Dalam I, UPT Puskesmas Segedong, Kabupaten Mempawah.
Metode penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 36 balita usia 24-59 bulan yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner serta pengukuran antropometri. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan chi-square.
Hasil: hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki pendapatan keluarga rendah (55,6%), pola makan yang kurang baik (91,7%), dan pengetahuan gizi ibu sebagian besar tergolong kurang (52,8%). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pendapatan keluarga dengan status gizi balita (p = 0,006), terdapat hubungan antara pengetahuan gizi ibu dengan status gizi balita (p = 0,036), dan tidak terdapat hubungan antara pola makan dengan status gizi balita (p = 0,418).
Kesimpulan: Terdapat hubungan antara pendapatan keluarga dan pengetahuan gizi ibu dengan status gizi balita, sedangkan pola makan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Status gizi balita dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berkaitan.