HUBUNGAN PENGETAHUAN GIZI DAN POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP KONSUMSI MAKANAN JAJAJAN PADA SISWA DI SD NEGERI 24 KECAMATAN PONTIANAK UTARA
Keywords:
Pengetahuan Gizi, Pola Asuh, Konsumsi Makanan Jajanan, Siswa Sekolah DasarAbstract
Latar Belakang: Konsumsi makanan jajanan merupakan kebiasaan yang umum pada anak usia sekolah dasar dan dapat berkontribusi terhadap masalah gizi apabila tidak disertai dengan pemilihan makanan yang tepat. Pengetahuan gizi dan pola
asuh orang tua merupakan faktor yang diduga berhubungan dengan konsumsi makanan jajanan pada anak.
Tujuan: Mengetahui hubungan antara pengetahuan gizi dan pola asuh orang tua
dengan konsumsi makanan jajanan pada siswa di SD Negeri 24 Kecamatan
Pontianak Utara.
Metode: Penelitian observasional analitik dengan rancangan cross-sectional ini dilaksanakan pada Februari – April 2026 di SD Negeri 24 Kecamatan Pontianak Utara. Populasi penelitian berjumlah 282 siswa, dengan jumlah sampel 74 siswa yang dipilih menggunakan teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Variabel independen meliputi pengetahuan gizi dan pola asuh orang tua, sedangkan variabel dependen adalah konsumsi makanan jajanan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan gizi dengan konsumsi makanan jajanan (p-value = 0,003; PR = 2,49). Siswa dengan pengetahuan gizi tidak baik memiliki kemungkinan 2,49 kali lebih
besar untuk sering mengonsumsi makanan jajanan dibandingkan siswa dengan pengetahuan gizi baik. Selain itu, terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan konsumsi makanan jajanan (p-value = 0,000; PR = 14,2).
Siswa dengan pola asuh orang tua yang tidak baik memiliki kemungkinan 14,2 kali lebih besar untuk sering mengonsumsi makanan jajanan dibandingkan siswa dengan pola asuh orang tua yang baik. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan gizi dan pola asuh orang tua dengan konsumsi makanan jajanan pada siswa di SD Negeri 24 Kecamatan Pontianak Utara. Pola asuh orang tua menunjukkan hubungan yang lebih kuat dengan konsumsi makanan jajanan dibandingkan pengetahuan gizi.