EFEKTIVITAS PENGGUNAAN APLIKASI EDUKASI ANEMIA (EDUANEMIA) TERHADAP KONSUMSI TABLET ZAT BESI(Fe) DAN KADAR HEMOGLOBIN REMAJA PUTRIDI SMP NEGERI 14 PONTIANAK
Abstract
Teknologi yang semakin canggih di era modern saat ini membuat manusia sangat tergantung pada handphone berbasis smartphone, hingga seluruh kegiatan banyak diselesaikan melalui smartphone. Memanfaatkan kemudahan yang ada, banyak inovasi untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku hidup sehat melalui aplikasi android. Aplikasi Eduanemia memberikan pesan otomatis meliputi tips memilih makanan yang mengandung sumber zat besi, pengetahuan mengenai pengertian anemia, penyebab dan akibat dari anemia, menstruasi. Informasi tersebut akan muncul setiap pagi hari dengan isi pesan yang berbeda selama 14 hari, dan akan berulang sebanyak 6 kali terhitung sejak penelitian dimulai (90 hari). Selain itu dilengkapi juga dengan kolom kepatuhan minum tablet tambah darah, pesan pengingat minum tablet Fe pada malam hari, serta soal-soal pendeteksi anemia.
Penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimental atau percobaan semu, denganĀ melihat efek dari penggunaan aplikasi Eduanemia dan leaflet serta kartu kontrol konsumsi tablet Fe yang disediakan oleh Puskesmas Telaga Biru dalam kelompok yang berbeda terhadap konsumsi tablet Fe dan kadar Hb pada remaja putri, yang diuji menggunakan metode uji sebelum dan sesudah mendapat perlakuan. Penelitian ini dilakukan selama 90 hari di SMPN 14 Pontianak (penggunaan aplikasi Edu-Anemia) dan SMPN 18 Pontianak (leaflet serta kartu kontrol konsumsi tablet Fe). Sampel penelitian sebanyak 31 sampel dalam setiap kelompok.
Berdasarkan uji statistik independent dan paired t test menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata kadar Hb sesudah penggunaan aplikasi Eduanemia pada kelompok intervensi dengan nilai p < 0,05 (p = 0,000), tidak terdapat perbedaan nilai rata-rata kadar Hb pada kelompok kontrol dengan nilai p > 0,05 ([ = 0,740), dan ada peningkatan yang signifikan dari penggunaan aplikasi Eduanemia terhadap rata-rata kadar hemoglobin yang diketahui dari nilai p < 0.05 (p = 0,006).
Perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai inovasi dalam pencatatan minum tablet Fe, dan adanya ide kreatif untuk meningkatkan kedisiplinan remaja dalam mengonsumsi tablet Fe.